Loader

EURO 2020: Ceko vs Inggris, Three Lions Dalam Kondisi Tertekan

2021-06-21
Average Member Rating

forkforkforkforkfork (5 / 5)

5 5 1
Rate this recipe

fork fork fork fork fork

1 People rated this recipe

Berita terkait:
  • Juara EURO 2020, Timnas Italia Kubur Impian Timnas Inggris

  • Bjorn Kuipers, Wasit asal Belanda di Final EURO 2020 Italia vs Inggris

  • Jadwal, Prediksi dan Link Live Streaming Italia vs Inggris 12 Juli

  • Lagu BTS Butter Bakal Diputer di Stadion Wembley, Ini Liriknya

  • Semi Final Piala Eropa: Inggris vs Denmark Demi Tiket Final EURO 2020

Tiga lini depan Inggris saat ini, Phil Foden, Harry Kane, dan Raheem Sterling bukanlah trio terbaik Southgate dalam skuad The Three Lions untuk Euro 2020.

Dengan mereka, Inggris baru menghasilkan satu gol dalam dua pertandingan.

Hasil tersebut tentu menjadi sorotan, bagaimana formasi ideal Southgate jika menengok skuad yang dimilikinya penuh talenta berbakat.

Dua tahun lalu, dalam kualifikasi Euro 2020, Inggris berhasil mengalahkan Ceko dengan skor telak 5-0.

Southgate kala itu menurunkan Raheem Sterling, Harry Kane, dan Jadon Sancho.

Walhasil, Raheem Sterling hattrick, Harry Kane cetak satu gol, dan satu gol lagi bunuh diri dari pemain Ceko.

Dalam rangkuman FourFourTwo, Inggris menghasilkan 37 gol dalam delapan pertandingan kualifikasi, rasio gol per pertandingan mereka tertinggi dari tim manapun dalam perjalanan Euro 2020.

Namun sejak itu, formula Inggris berubah. Bagaimana kecepatan yang menjadi andalan bagi Southgate, tidak lagi penting yang berdampak pada seretnya gol.

Phil Foden pemain penuh talenta, dia mendapat kepercayaan Pep Guardiola hingga mengantarkan Manchester City juara Liga Inggris, dan menyabet pemain muda terbaik.

Tetapi, untuk saat ini di timnas, dia belum bisa memberikan penampilan terbaik.

Serangan Inggris kurang variatif dan impresif, serta tidak menghasilkan banyak peluang.

Trio Sterling-Foden-Kane ini sejatinya belum berumur lama, Southgate baru menerapkan pada dua laga kualifikasi Piala Dunia.

Melawan Albania (2-0) dan Polandia (2-1), dalam pernyataan FourFourTwo, Inggris tidak dianggap sebagai tim layak juara jika melihat hasil seperti ini.

Di Manchester City, Foden sering melebar di sisi sayap, terkadang dia juga bermain lebih ke tengah sebagai nomer delapan.

Tapi, Southgate punya Mason Mount sebagai penyerang sentral yang juga menempati posisi Foden.

Atau mungkin Southgate ingin memainkan Foden dan Mason Mount secara bersamaan? Menarik dinantikan.

Dengan begitu akan ada risiko yang diambil, dengan memainkan satu gelandang bertahan dan tetap pada 3 penyerang utama.

Inggris akan bermain full menyerang agar menjadi tim predator lagi.

Trio Lini Depan Inggris

Marcus Rashford, Harry Kane, dan Jadon Sancho, atau Sterling akan mencetak gol jika 3 diantara mereka turun bersamaan.

Hal itu terjadi sejak 2018, Inggris menang 3-2 atas Spanyol di Sevilla.

Kemudian mengalahkan Bulgaria 4-0 dan 6-0 di kualifikasi Euro 2020.

Mereka juga menang atas Ceko di Wembley dengan skor telak 5-0.

Tapi, karena silih berganti di antara mereka cedera, jadi Southgate kerap melakukan rotasi.

Sepanjang perjalanan kualifikasi Euro 2020 Inggris memang superior, Kane, Rashford, dan Sancho adalah biang keladinya.

Tidak ada yang bisa membendung ketajaman trio Inggris yang bermodalkan kecepatan dan ketajaman dari kedua sisi sayap. Termasuk kala melawan tim hebat sekelas Spanyol.

Namun, keterpurukan Inggris mulai terasa saat melakoni Kualifikasi Piala Dunia Maret lalu.

Inggris telah kehilangan sesuatu, tanpa kecepatan dari kedua sisi sayapnya, meskipun punya Phil Foden.

Sudah saatnya Gareth Southgate kembali menurunkan trio Inggris untuk melawan Republik Ceko di laga pamungkan penyisihan grup Euro 2020 nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

situs kuliner pastiterjual.com bursa lowongan kerja resep kuliner cookpad bursa jual beli barang antik situs jodoh